Tampilkan postingan dengan label Ilmu Sosial Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Sosial Dasar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 November 2011

Agama dan Masyarakat

Akhirnya sampai juga di materi terakhir Ilmu Sosial Dasar di semester 1 ini ,,, :D
dan untuk kali ini saya akan membahas tentang

Agama dan Masyarakat

Sebagai awal, saya akan menjelaskan yang berhubungan dengan negara kita indonesia.
Sebagai negara majemuk, Indonesia di tuntut untuk maju secara konsisten dalam mengembangkan bangsanya. Meski pun demikian, kemajemukan yang seyogianya berfungsi sebagai landasan kekayaan dan pengembangan bangsa dan, kerap kali menjadi batu sandungan dengan banyaknya konflik. konflik antar suku, hingga konflik agama dan masyarakat.

Sebagai salah satu negara dengan penduduk yang mayoritas muslim, indonesia di harapkan menjadi contoh bagi bangsa lain dalam hal kerukunan antar umat beragama. dengan masuknya agama dan kepercayaan kong hu chu sebagai agama yang disahkan oleh negara, keimanan antar umat semakin di uji.

Minggu, 20 November 2011

Ilmu Pengetahuan Teknologi dan kemiskinan

Pada Artikel kali ini, saya akan membahas tentang ilmu pengetahuan teknologi dan kemiskinan.
Langsung pada pengertiannya ya ,,, :)

Oke, Disini mari kita definisikan satu persatu antara ilmu pengetahuan teknologi, kemiskinan.

Ilmu pengetahuan teknologi, adalah suatu cabang ilmu yang khusus mempelajari tentang perkembangan dari ilmi teknologi dan mempelajarinya untuk kembali di kembangkan di masa depan.
Banyak pelajaran yang masuk dalam kategori ini, seperti IT, Matematika, Fisika, Astrologi, Bahkan geologi pun masuk dalam kretiria Ilmu Pengetahuan teknologi, karena adanya unsur - unsur untuk dapat mengembangkan potesi yang ada dalam cabang ilmu tersebut.

Sedangkan Kemiskinan merupakan

Rabu, 09 November 2011

Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat

Artikel kali ini saya akan membahas tentang Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat.

Langsung ke Materi ... :D

Pertentangan Sosial.
dari struktur dan arti dari kata - kata "Pertentangan" berarti selisih, atau kuarng sepahamnya suatu individu terhadap individu lain atau kelompok dengan kelompok lain..
biasanya, Pertentanga timbul akibat perbedaan kepentinan dari sekelompok / individu dengan pihak lain.
banyak faktor yang menyebabkan timbulnya pertentangan sosial, diantaranya adalah isu SARA.
hal itu sangat berbahaya jika melihat budaya masyarakat kita yang sudah mulai menyimpang dari adat budaya ke timuran, kini masyarakat kita sudah tidak lagi bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah, tetapi menggunakan kekerasan yang

Kamis, 03 November 2011

Masyarakat pedesaan dan Masyarakaat perkotaan

Artikel kali ini saya akan membahas tentang Masyarakat pedesaan dan Masyarakaat perkotaan ...

Langsung aja yak ... :D

Dari pertama, pengertiannya dulu yak,,,
dari kata-katanya aja udah jelaskan Pedesaan dengan Perkotaan ...
itu menunjukan tempat tinggal masyarakat tersebut..

Masyarakat Pedesaan
Sudah jelas masyarakatnya tinggal di desa, sikapnya ramah dan masih memegang prinsip budaya pada umumnya, besifat toleransi, tenggang rasa, kebersamaan dan kekeluargaan. sifat kebersamaannya masih sangat tinggi dan pada umumnya bersifat saling gotong royong serta saling membantu..
taraf ekonomi masyarakat pedesaan masih lebih rendah di bandingkan masyarakat perkotaan karena mayoritas pekerjaannya adalah

Selasa, 25 Oktober 2011

Pelapisan Sosial dan kesamaan Derajat

Artikel kali ini akan membahas Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat.

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat.

Pelapisan sosial dan kesamaan derajat mempunyai hubungan, kedua hal ini berkaitan satu sama lain. Pelapisan soasial berarti pembedaan antar kelas-kelas dalam masyarakat yaitu antara kelas tinggi dan kelas rendah, sedangkan Kesamaan derajat adalah suatu yang membuat bagaimana semua masyarakat ada dalam kelas yang sama tiada perbedaan kekuasaan dan memiliki hak yang sama sebagai warga negara, sehingga tidak ada dinding pembatas antara kalangan atas dan kalangan bawah.

Pelapisan sosial atau biasa di sebut stratifikasi sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam golongan atau kelas - kelas tertentu secara bertingkat. sedangkan pelapisan sosial adalah golongan manusia yang di tandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu. Didalam masyarakat pelapisan masyarakat ini muncul karena gengsi kemasyarakatan sehingga timbulah pembedaan kelas-kelas dalam masyarakat, ada kelas-kelas tinggi yatu mereka yang mempunyai kekuasaan lebih dan hak-hak istimewa di banding dengan

Kamis, 20 Oktober 2011

PERAN PENDIDIKAN DALAM PEMBANGUNAN

Artikel ini akan membahas tentang PERAN PENDIDIKAN DALAM PEMBANGUNAN, disini saya akan lebih ke arah Pembangunan serta pertahanan Bangsa...
oke, langsung saja ya ...

Peran Pendidikan dan Pertahanan sebuah bangsa selalu berkaitan, karena dengan pendidikan kebangsaan yang baik akan tercipta suatu kebhinekaan, dimana hal tersebut akan menjadi modal pertahanan sebuah negara. Beliau berpendapat setiap percikan budaya merupakan bagian dari ke-Indonesiaan untuk mengisi ulang jati diri bangsa Indonesia.
Perlu adanya menjaga nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, termasuk bahasa. Hal ini menjadi penting karena jika dilihat bahasa sebagai suatu proses pertama transformasi nilai-nilai karakter bangsa. harapannya adalah dengan budaya ini dapat menyaring persepsi dan pandangan-pandangan yang mengikis karakter

Jumat, 14 Oktober 2011

WARGANEGARA DAN NEGARA

Kali ini saya akan membahas mengenai Warganegara dan Negara ...

Menurut saya, Warnagera adalah sekelompok ataupun individu orang yang menempati suatu wilayah (dimana wilayah itu dinamakan negara) yang telah di akui oleh tempat tersebut sebagai penduduknya dan memiliki bukti otentik (Tanda bukti) bahwa orang tersebut memang sebagai warganegara ...

Untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warganegara, digunakan dua kriteria :
1. Kriterium kelahiran.
Berdasarkan kriterium ini masih dibedakan menjadi dua yaitu :
- kriterium kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut juga Ius Sanguinis. Didalam asas ini seorang memperoleh kewarganegaraann suatu Negara berdasarkan asa kewarganegaraan orang tuanya, dimanapun ia dilahirkan
- kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau ius soli.

Rabu, 12 Oktober 2011

PEMUDA dan SOSIALISASI part 2

Update .... :D mengenai Pemuda dan Sosialisasi ....
Perkenalan udah ya di Artikel pertama :D
Jadi, Langsung aja yak ke Pembahasannya ...

PEMUDA dan SOSIALISASI

Saya akan sedikit menjelaskan tentang Pemuda,
Telah kita ketahui bahwa pemuda atau generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah dan merupakan beban modal bagi para pemuda. Tetapi di lain pihak pemuda juga menghadapi pesoalan seperti kenakalan remaja, ketidakpatuhan kepada orang tua, frustasi, kecanduan narkotika, masa depan suram. Semuanya itu akibat adanya jurang antara keinginan dalam harapan dengan kenyataan yang mereka hadapi.
Kaum muda dalam setiap masyarakat dianggap sedang mengalami apa yang dinamakan ”moratorium”. Moratorium adalah masa persiapan yang diadakan masyarakat untuk memungkinkan pemuda-pemuda dalam waktu tertentu mengalami perubahan.
Menurut pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bahwa generasi muda dapat dilihat dari berbagai aspek sosial, yakni:

Selasa, 11 Oktober 2011

Pemuda dan Sosialisasi

Waah gg kerasa udah minggu ke-3 ya ... ~.~
kali ini materinya tentang Pemuda dan Sosialisasi ...
oke, karna saya adalah mantan seorang pemuda (sekarang dalam proses metamorfosis menjadi seorang Pria ) ,,, :D *Bukannya waria yak ,,, :s
Hehehhehe ...

Oke, perkenalan sudah saya sampaikan pada Materi Pertama, jadi langsung aja yak ke pokok pembahasannya .... :D


PEMUDA DAN SOSIALISASI



Flashback, Masa remaja merupakan masa yang penuh dengan kesulitan, kesenangan, gejolak muda dan proses pencarian jati diri, Seringkali karena ketidaktahuan dari orang tua mengenai keadaan masa remaja anaknya tersebut ternyata mampu menimbulkan bentrokan dan kesalahpahaman antara remaja dengan orang tua yakni dalam keluarga atau remaja dengan lingkungannya.

Hal tersebut di atas tentunya tidak membantu si remaja untuk melewati masa ini dengan wajar, sehingga berakibat terjadinya berbagai macam gangguan tingkah laku seperti penyalahgunaan zat, atau kenakalan remaja atau gangguan mental lainnya. Orang tua seringkali menjadi bingung atau tidak bias melakukan apa-apa dalam menghadapi perkembangan anaknya menjadi anak  remaja dan ini menambah parahnya gangguan yang diderita oleh anak remajanya.

Nah, Remaja itu mempunyai ciri - ciri tertentu khas remaja, apa aja yaaa ...
kasih tau gag yaa ,,,, hehehehe
Kasih daaah ... nie saya kasih tau :p



Beberapa Ciri Khas Masa Remaja
• Perubahan peranan
Perubahan dari masa anak ke masa remaja membawa perubahan pada diri seorang individu. Kalau pada masa anak ia berperan sebagai seorang individu yang bertingkah laku dan beraksi yang cenderung selalu bergantung dan dilindungi, maka pada masa remaja ia diharapkan untuk mampu berdiri sendiri dan ia pun berkeinginan mandiri. Akan tetapi sebenarnya ia masih membutuhkan perlindungan dan tempat bergantung dari orang tuanya. Pertentangan antara keinginan untuk bersikap sebagai individu yang mampu berdiri sendiri dengan keinginan untuk tetap bergantung dan dilindungi,

Rabu, 05 Oktober 2011

Individu, Keluarga dan Masyarakat


Hay,,
Ini adalah materi Ilmu Sosial Dasar (ISD) saya yang ke-2, dengan materi Individu, Keluarga dan Masyarakat.
Perkenalan dari saya sudah kan di Materi saya yang pertama Materi 1?? hehehe
Jadi, langsung aja yak ke pokok pembahasannya ..


Individu, Keluarga dan Masyarakat


Pertama, saya akan membahas apa itu Individu..
Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya,malainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. didalam individu terdapat tiga aspek yang melekat sebagai persepsi terhadap individu, yaitu :
1. Aspek organik jasmaniah,
2. Aspek psikis-rohaniah,
3. Aspek-sosial.
Yang bila terjadi kegoncangan pada suatu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya.
Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada 3 kemungkinan:
1. Menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya,
2. Takluk terhadap kolektif,
3. Memengaruhi masyarakat.

Pengertian dari individu ini saya kutip dari Penulis bernama Bpk. Hartomo pada tahun 2004. (Saya lupa nama Judulnya apa) :p

Selanjutnya, kita akan membahas Pertumbuhan individu tersebut.

yang saya temukan terdapat tiga aliran konsep pertumbuhan yaitu:
  1. Aliran asosiasi: pertumbuhan merupakan suatu proses asosiasi yaitu terjadinya perubahan pada seseorang secara bertahap karena pengaruh baik dari pengalaman luar melalui panca indra yang menimbulkan senssation maupun pengalaman dalam mengenal batin sendiri yang menimbulkan reflexions.
  2. Aliran psikologi gestalt: pertumbuhan adalah proses diferensiasi yaitu proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal sesuatu. Pertama mengenal secara keseluruhan, baru kemudian mengenal bagian demi bagian dari lingkungan yang ada.
  3. Aliran sosiologi: pertumbuhan merupakan proses perubahan dari sifat mula-mula yang asosial dan social kemudian tahap demi tahap disosialisasikan.
Mungkinkah lebih dari tiga ??
wah, saya belum nemu yang lebih dari tiga.. hehehe
kalo ada yg nemu lebih dari tiga, boleh di share di sini ,,, :D


Pengertian sudah, Aspek sudah, Tingkah laku sudah, Pertumbuhan juga sudah ,,,
apa lagi ya ,,,, emmmmhh,,,
Mungkin Faktor kali yak ,,, hehehe
Oke, selanjutnya kita akan membahas tentang Faktor - faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan dari Individu.



  • Pendirian Nativistik yaitu Pertumbuhan individu semata-mata ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir.
  • Pendirian Empiristik dan Envinronmentalistik yaitu Pertumbuhan individu semata-mata tergantung kepada lingkungan sedangkan dasar tidak berperanan sama sekali.
  • Pendirian Konvergensi dan Interaksionisme yaitu Interaksi antara dasar dan linkunagan dapat menentukan pertumbuhan individu.
  • Tahap pertumbuhan Individu berdasarkan Psikologi


  • Dalam individu, ada masa-masanya, yaitu :
    - masa vital

    - masa estetik
    - masa intelektual
    - masa sosial

    Nah, sekarang kita sudah tau dari Apa itu Individu,
    Sekarang kita akan membahas tentang keluarga..

    Dari yang pernah saya pelajari sewaktu masih zaman putih biru n putih abu-abu, ada beberapa yang saya tulis kembali dari tumpukan buku" yang ada di "Perpustakaan" kecil saya dirumah yg sudah rada kusam n banyak debunya... hehehe
    Ini adalah beberapa pengertian keluarga yang dapat saya bagikan :

    Keluarga



    Keluarga berasal dari bahasa sansekerta kula dan warga “kulawarga” yang berarti “anggota” “kelompok kerabat”. Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah, bersatu.
    Keluarg inti(”nuclear family”) terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak mereka. Keluarga merupakan unit satuan masyarakat terkecil sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat.
    Menurut Sigmund Freud, keluarga terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Sedangkan menurut Durkhem, keluarga adalah lembaga social sebagai hasil factor-faktor politik, ekonomi, dan lingkungan.
    Secara umum dapat dikatakan bahwa keluarga merupakan atau kelompok orang yang mempunyai hubungan darah dan perkawinan. Terdiri dari:
    • Keluarga nuklir/inti/batih (nuclear family) : Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.
    • Keluarga tua (extended family) : Keluarga kekerabatan yang terdiri dari 3 atau 4 keluarga batih yang terikat oleh hubungan orang tua anak atau saudara kandung oleh suatu tempat tinggal bersama yang besar.
    • Keluarga Individu tersebut merupakan salah satu keturunan.
    Fungsi keluarga secara umum menurut Bpk.Munandar Soelaeman adalah:
    1. Pengatur seksual
    • Hidup bersama atas dasar suka sama suka (kumpul kebo).Pergundikan
    • Hubungan seorang bangsawan dengan gundiknya (jaman praindustri masyarakat barat) atau Raja dengan Selir.
    • Melahirkan anak pada masa tunangan.
    • Perzinahan, sang lelaki sudah menikah ataupun sang wanita sudah menikah.
    • Kehidupan bersama seorang yang bertarak (celibate, pastoral, biarawan, menahan hawa nafsu) dengan orang lain yang juga hidup bertarak atau yang tidak bertarak.
    • Perzinahan, kedua-duanya telah menikah.
    • Kehidupan bersama wanita yang berkasta tinggi dengan lelaki berkasta rendah.
    • incest (hubungan seksual dalamsatu keluarga), saudara lelaki dengan saudara perempuan, bapak dengan anak perempuan, ibu dengan anak lelaki.
    2. Reproduksi
    3. Sosialisasi
    4. Pemeliharaan
    5. Penempatan anak didalam masyarakat
    6. Pemuas kebutuhan perorangan
    7. Kontrol social William J. Goode (1983) menyusun jenis-jenis penyimpangan social dalam pengaturan seksual menurut ketidakseimbangan dalam struktur sosial, yaitu:
    Menurut H. Abu Ahmadi
    1) Fungsi Biologis
    2) Fungsi Pemeliharaan
    3) FungsiEkonomi
    4) Fungsi Keagamaan
    5) Fungsi Sosial
    Menurut Soewaryo Wangsanegara
    1) Pembentukan kepribadian
    2) Alat reproduksi
    3) Merupakan eksponer dari kebudayaan masyarakat
    4) Lembaga perkumpulan perekonomian
    5) Pusat pengasuhan dan pendidikan
    Peristiwa terputusnya sistem keluarga, menurut William J, Goode (1983), dapat mengakibatkan terpecahnya suatu unit keluarga. Beberapa macam utama kekacauan keluarga:
    1) Ketidaksahan, unit keluarga yang tidak lengkap
    2) Pembatalan, perpisahan, perceraian, dan meninggalkan
    3) Keluarga selaput kosong
    4) Ketiadaan salah satu pasangan karena hal yang tidak diinginkan
    5) Kegagalan peran penting yang tidak diinginkan

    Nah, tadi adalah beberapa yang bisa saya temukan dari temuan saya ... hehehe
    And yang terakhir dari pembahasan materi ini adalah Masyarakat.

    pengertiannya sie sama saja kali yak seperti materi saya yang Pertama yang telah saya post sebelumnya..
    Tapi saya coba mencari pengertian lainnya saja yak biar lebih banyak hehehhe ...


    MASYARAKATMasyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.
    Tatanan kehidupan, norma-norma yang mereka miliki itulah yang dapat menjadi dasar kehidupan sosial dalam lingkungan mereka, sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri kehidupan yang khas.
    Menilik kenyataan di lapangan,suatu kelompok masyarakat dapat berupa suatu suku bangsa. Bisa juga berlatar belakang suku.Dalam pertumbuhan dan perkembangan suatu masyarakat, dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan masyarakat maju (masyarakat modern).
    1. Masyarakat sederhana. Dalam lingkungan masyarakat sederhana (primitif) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, nampaknya berpngkal tolak dari kelemahan dan kemampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan alam yang buaspada saat itu. Kaum pria melakukan pekerjaan yang berat-berat seperti berburu, menangkap ikan di laut, menebang pohon, berladang dan berternak. Sedangkan kaum wanita melakuakan pekerjaann yang ringan-ringan seperti mengurus rumah tangga, menyusui dan mengasuh anak-anak ,merajut, membuat pakaian, dan bercocok tanam.
    2. Masyarakat Maju. Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelompok sosial, atau lebih dikenal dengan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai.
    Organisasi kemasyarakatan tumbuh dan berkembang dalam lingkungan terbatas sampai pada cakupan nasional, regional maupun internasional.
    Dalam lingkungan masyarakat maju, dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industri dan masyarakat industri.
    1) Masyarakat Non Industri
    Secara garis besar, kelompok nasional atau organisasi kemasyarakatan non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu :
    a. Kelompok primer
    Dalam kelompok primer, interaksi antar anggota terjalin lebih intensif, lebih erat, lebih akrab. Kelompok primer ini juga disebut kelompok “face to face group”, sebab para anggota sering berdialog bertatap muka. Sifat interaksi dalam kelompok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. Pembagian kerja dan tugas pada kelompok menenerima serta menjalankannya tidak secara paksa, namun berdasarkan kesadaran dan tanggung jawab para anggota secara sukarela.
    Contoh-contohnya : keluarga, rukun tetangga, kelompok agama, kelompok belajar dan lain-lain.
    b. Kelompok sekunder
    Antaran anggota kelompok sekunder, terpaut saling hubungan tak langsung, formal, juga kurang bersifat kekeluargaan. Oleh karena itu sifat interaksi, pembagian kerja, antaranggota kelompok diatur atas dasar pertimbangan-pertimbangan rasiomnal dan objektif.
    Para anggota menerima pembagian kerja/tugas berdasarkan kemampuan dan keahlian tertentu, disamping itu dituntut pula dedikasi. Hal-hal tersebut dibutuhkan untuk mencapai target dan tujuan tertentu yang telah di flot dalam program-program yang telah sama-sama disepakati. Contohnya: partai politik, perhimpunan serikat kerja/buruh, organisasi profesi dan sebagainya. Kelompok sekunder dapat dibagi dua yaitu : kelompok resmi (formal group) dan kelompok tidak resmi (informal group). Inti perbedaan yang terjadi adalah kelompok tidak resmi tidak berststus resmi dan tidak didukung oleh Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) seperti lazim berlaku pada kelompok resmi.
    2) Masyarakat Industri
    Durkheim mempergunakan variasi pembagian kerja sebagi dasar untuk mengklarifikasikan masyarakat, sesuai dengan taraf perkembangannya, tetapi ia lebih cenderung memergunakan dua taraf klarifikasi, yaitu sederhana dan yang kompleks. Masyarakat yang berada di antara keduanya daiabaikan (Soerjono Soekanto, 1982 :190).
    Jika pembagian kerja bertambah kompleks, suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat bertambah tinggi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. Otonomi sejenis juga menjadi cirri dari bagian/kelompok-kelompok masyarakat industri dan diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri, sampai pada batas-batas tertentu.
    Laju pertumbuhan industri-industri berakibat memisahkan pekerja dengan majikan menjadi lebih nyata dan timbul konflik-konflik yang tak terhindarkan, kaum pekerja membuat serikat-serikat kerja/serikat buruh yang diawali perjuangan untuk memperbaiki kondisi kerja dan upah. Terlebih setelah kaum industralis mengganti tenaga manusia dengan mesin.
    Interaksi Antara Individu, Keluarga Dan Masyarakat
    Seorang individu barulah individu apabila pola prilakunya yang khas dirinya diproyeksikan pada suatu lingkungan social yang disebut masyarakat.
    Gambaran mengenai relasi individu dengan lingkungan sosialnya:
    a) relasi individu dengan dirinya
    b) relasi individu dengan keluarga
    c) relasi individu denganlembaga
    d) relasi individu dengan komunitas
    e) relasi individu dengan masyarakat
    f) relasi individu dengan nasional

    Nah, setelah kita tahu pengertian, arti atau maksud dari ketiga bahasan di atas ( Individu, Keluarga dan Masyarakat ), sekarang apa sie hubungannya dari ketiga bahasan tersebut ??
    Berikut ini mungkin bisa membantu ,,,, :D

    HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN


    Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.
    Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu, melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai gejala sosial dalam rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga. Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya. Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber.
    Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.

    Wuaaaah,,, lumayan cape juga ya ,,, ~.~
    Nah, materinya udah beres nie...
    maaf ya kalo ada kata-kata yang salah, kurang berkenan n rada copas dari inet, coz emang referensinya kebanyakan dari inet ... ~.~
    tapi beberapa saya angkat dari buku" ...
    So, Keep try n Move on for make better articel ... :D

    See you for next Articel ... :P



    Minggu, 25 September 2011

    Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

    Ini adalah materi softskill saya pertama di Universitas Gunadarma.
    Sebelumnya, saya akan memperkenalkan diri terlebih dahulu, Perkenalkan nama saya Sigit Hermawan, saya kini menjadi salah satu mahasiswa terdaftar di Gunadarma dengan NPM 1611758 kelas 1KA26.
    Saya masuk di perkuliahan dengan jadwal malam hari, Senin - Jumat masuk jam 18.30 - 21.30 (seharusnya) :p , tapi pada aktual.a ya ternyata dosen di UG cukup mengerti dengan mahasiswanya yg masuk jadwal malam yg mayoritas sudah bekerja n memahami betapa lelahnya menjadi 2 individu dalam 1 kehidupan secara bersamaan.. hehehe pagi hari bekerja hingga sore dan setelah pulang bekerja yg seharusnya menjadi waktu istirahat jini berubah menjadi waktu belajar yg tentunya mempengaruhi fisik dan pikiran, namun itu semua resiko yg harus dijalani karna telah mengambil jalan yang kita inginkan,, :D
    So, tetap semangat tetap sehat agar bisa cepat Sukses ... Hahaha... Amiien..

    Oke, langsung aja masuk ke materi pembahasan saya yang pertama dengan tugas softskill yang pertama pula dengan judul materi :

    Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

    Materi dan bahan yang akan saya bahas bersumber dari :
    1. Scribd.com
    2. Kaskus.us , Buka aja gan, klo dah gg bisa kebuka berarti udah di delete momod or miminnya disana ,,, hehehe

    Menurut dari sumber pertama, Scribd.com. red. Disana tidak dijelaskan apa itu pengertian dari penduduk, jadi saya sampaikan pendapat saya saja ya ,,, :D (kata dosen ( Ibu Relly Andayani ) nya "Pantesnya di panggil ibu, mbak atau kakak ya ??, soalnya klo di bilang ibu belum begitu pantes di panggil ibu, klo di panggil mbak kayaknya sok akrab banget, klo di panggal kakak emangnya senior di kampus ,,, ~.~ tapi karna ini bahan untuk sebuah lembaga Pendidikan jadi ya lebih pasnya di panggil Ibu aja yak ,, n selanjutanya saya akan memanggil beliau dengan tambahan "Ibu, Mom, Mrs..." atau apa saja yg penting intinya menghormati ... Ups, maaf rada ngelantur soalnya kalo langsung ke poko pembahasan keliatan copas dari Search Engine atau biasa di sebut mbah Google ... hehehehe
    tapi karna bahan yg saya tulis ini (Bisa di cek di sumber) berbeda jadi bisa dikatakan ini hasil pemikiran saya sendiri,,,, hohohoho

    Ehm, serius ah ,,, :p
    sekarang langsung ke Materinya ya ,, (ini serius loch engga becanda) hehehe
    Langsung :
    Penduduk, merupakan sekumpulan atau kelompok dari berbagai individu yang menempati sebuah wilayah atau tempat.
    Masyarakat, merupakan sekumpulan atau kelompok dari berbagai individu yang menempati sebuah wilayah atau tempat.

    Hold !
    *Pasti muncul pertanyaan, "Kok pengertiannya sama gan ?"
    Nah, disini saya jelaskan ... sebelumnya saya mau nanya dulu, emang Penduduk sama Masyarakat itu beda ya ? bukannya sama aja ?? kan sama" sekumpulan manusia juga,,,
    Nah, klo menurut saya jelas beda, kenapa ?
    Oke, saya jelaskan lebih detail ...
    Kalo Penduduk, Itu dari segi bahasa mencakup dari wilayah yang lebih kecil, dan sifatnya sebagai Subjek bukan Objek,
    Contoh : "Penduduk desa Suka Maju" (Jarang ada nama desa Suka Mundur :p hehehe)
    disana dijelaskan sebuah desa yg di diami atau di tinggal oleh sekumpulan manusia yg membentuk sebuah komunitas hingga menjadi sebuah desa dengan skala yang relatif kecil.
    Nah, kalo Masyarakat, Itu dari segi bahasa aja udah keliatan bahwa cakupan wilayahnya besar dan sifatnya lebih bersifat objektif bukan subjektif.
    Contoh : "Masyarakat Indonesia orangnya ramah dan menyenangkan" (Walau sebenernya gg semua orang Indonesia itu ramah dan nyenengin, mau bukti ? liat aja Tukang jambret yg ngambil paksa tas emak: di pasar, emang kgg kasian tu tukang jambret ngambil tas orang ? mana tu tas belum lunas lagi cicilan kreditnya, rumah baru nyicil 3tahun, mobil ferrari masih belum lunas, apa lagi motor ducati yang baru di order dari Italia... Fiiuhh ,, ~.~ ,,, *Ups, malah curhat masalah pribadi .. hehehe 

    Ehm, oke jadi pada intinya, Penduduk dan Masyarakat itu menurut saya haya beda penggunaan katanya aja, dan yah lebih condong ke segi luas wilayahnya ...

    kalo di sumber itu di jelas kan bagaimana car menghitungdan jenis - jenis dari penduduk itu, (sesuai banget sama Module SAP yg di Download) ~.~
    yah kalo mau liat model n isi pembahasan sesuai modul bisa liat di sumber, soalnya percuma juga saya masukin sini, jadinya kan Copas juga ... dan yang saya tulis disini sesuai dengan pemikiran saya ... :D
    trus klo Budaya nya gimana ?
    Ups, hampir lupa ,,, heheheh :p
    Oke, Budaya itu menurut saya ya sikap - sikap, norma-norma taua hukum kebiasaan yg tidak tertulis yang secara sukarela di ikuti oleh masyarakat indonesia taua penduduk sebuah wilayah tertentu yang membatasi sikap - sikap dan prilaku yang menurut mereka itu salah dan mempengaruhi cara dan pola pikir tindakan dari orang - orang tersebut.
    Contoh : "Budaya cara perkawinan setiap daerah di indonesia itu berbeda - beda seperti Adat atau budaya perkawinan di Daerah Padang Sumatra utara dengan Daerah Sunda Jawa Barat, dari segi tradisi dan tata cara pun sudah berbeda, jadi ya intinya itu Kebudayaan adalah Pola pikir tindakan yang sudah di tanamkan sejak dini tentang tata cara prilaku yang berlaku di daerah yang dia tinggali hingga terbawa dewasa dan di turunkan ke generasi selanjutnya dan sifatnya turun temurun.
    kayaknya udah cukup ya penjelasannya...

    Nah, sekarang kita masuk ke contoh - contoh atau prilaku dan kebudayan yang berkembang di penduduk dan masyarakat di sekitar kita, *contoh ini saya ambil dari sumber ke 2 kaskus.us
    Berikut 50 Kebiasaan buruk  yang berkembang di penduduk dan Masyarakat indonesia
    (saya ambil dari segi negatifnya ya ...)

    Dibawah ini akan saya paparkan secara singkat, padat dan jelas tentang ciri khas dan kebiasaan penduduk Indonesia. Apa saja kebiasaan rakyat Indonesia ? mari kita baca bersama-sama.
     
    1. “Kapan libur?” merupakan suatu pertanyaan yang sangat sering ditanyakan oleh orang Indonesia

    2. Anak-anak kecil di Indonesia lebih hafal lagu-lagu pop, rock, dan semacamnya daripada lagu- lagu wajib nasional Indonesia (bahkan lagu Indonesia Raya)

    3. Ancol selalu ramai di hari Lebaran dan Tahun Baru

    4. Artis-artis Indonesia yang sudah kurang laku, mencoba peruntungan di dunia politik

    5. Bahasa gaul dan bahasa SMS adalah salah satu bahasa wajib di Jakarta

    6. Banyak orang yang tidak membeli karcis KRL Ekonomi, padahal harganya rata-rata hanya berkisar antara Rp1.500,00 – Rp2.500,00

    7. Banyak yang menuntut hak padahal mereka belum melakukan kewajiban

    8. berbicara dengan bahasa daerah di tengah-tengah orang-orang yang tidak mengerti bahasa tersebut adalah suatu kepuasan batin

    9. Cinta ditolak? Dukun bertindak!

    10. Dangdut sangat digemari oleh masyarakat luas(terutama di pulau JAWA)

    11. di Indonesia, seseorang bisa jatuh pingsan ketika bertemu dengan idolanya

    12. di Indonesia, setiap guru Bahasa Indonesia memiliki persepsi yang berbeda-beda tentang Bahasa Indonesia, tidak ada yang sama. Jawaban mengenai satu soal EYD (misalnya) bisa menjadi sangat rumit dan beragam (berbeda-beda) bila ditanyakan oleh guru-guru Bahasa Indonesia dari Sabang sampai Merauke

    13. di setiap pesantren, Kiyai tidak pernah salah

    14. di setiap truk-truk pengangkut barang biasanya terdapat gambar-gambar lukisan wanita di bagian belakang

    15. di Universitas-universitas di Indonesia banyak remaja yang berminat belajar di Fakultas Hukum

    16. diberhentikan oleh polisi lalu lintas berarti harus siap-siap merogoh kocek Anda

    17. Dufan adalah tempat yang cocok untuk berbagai masalah asmara dan percintaan

    18. Film horor selalu menjadi suatu tontonan yang ramai ditonton

    19. Hampir 80% tayangan stasiun televisi swasta di Indonesia adalah sinetron-sinetron yang tidak

    mendidik

    20. Hampir semua orang menyukai masakan Padang

    21. Hampir tidak ada orang yang mengatakan “naik bus Transjakarta”, tapi orang-orang lebih sering mengatakan, “naik Busway”

    22. Hukum di Indonesia sangat payah

    23. Iklan-iklan SMS registrasi sangat mewabah di Indonesia

    24. Jakarta itu keras

    25. Jakarta selalu banjir saat hujan menguyur.

    26. Jakarta selalu macet (apalagi hari senin pagi.)

    27. Jalan-jalan berlubang di Jakarta dan sekitarnya rata-rata baru diperbaiki ketika akan ada pemilihan lurah, camat, walikota, atau gubernur

    28. Kata-kata yang sangat mudah diucapkan oleh orang Indonesia adalah kata “maaf” (tapi kemudian diulangi lagi)

    29. Kebiasaan orang Jakarta salah satunya adalah pergi mudik ketika mendekati Lebaran dan kemudian membawa sanak saudara lainnya dari kampung untuk ikut tinggal di Jakarta

    30. Kebutuhan paranormal di Indonesia tidak akan pernah habis

    31. Kebutuhan sex remaja semakin meningkat

    32. Kehidupan malam di Jakarta sangat “wow”

    33. Kejujuran adalah hal yang kurang populer di negeri ini

    34. Ketika perut kosong, orang-orang bisa menjadi anarkis, tapi akan menjadi kalem bila perut sudah terisi

    35. Korupsi adalah hal yang sangat lazim di Indonesia

    36. Korupsi tidak selalu identik dengan uang

    37. Koruptor punya link yang sangat bagus sehingga tidak perlu khawatir akan tindakannya

    38. KRL Ekonomi di Jakarta selalu penuh sesak di pagi hari

    39. KRL terlambat bukan suatu masalah baru

    40. Liburan ke Bali berarti orang kaya

    41. Mayoritas mahasiswa hobi berdemo

    42. Maling ayam biasanya dihabisi dan dipukuli oleh masyarakat (paling parah dibakar)

    43. Masalah penipuan, pembajakan, dan pemalsuan, Indonesia ahlinya!

    44. Masalah-masalah di Indonesia tidak pernah selesai karena di Indonesiaberlaku tiga macam sudut pandang, yaitu dari sisi teologi (agama), metafisik (supranatural), dan ilmiah, sedangkan negara-negara maju tidak lagi memandang suatu masalah dari sudut pandang metafisik dan teologi, hanya dari masalah ilmiah saja. Ketiga sudut pandang ini tidak akan pernah bisa menyatu, itulah salah satu alasan mengapa Indonesia tidak maju-maju

    45. Maskapai penerbangan Indonesia sangat berani terbang bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun

    46. Masyarakat muslim di Indonesia tidak pernah merayakan sholat Idul Fitri secara serempak karena masing-masing merasa paling pintar dan paling benar

    47. Mayoritas supir-supir angkutan umum di Jakarta adalah oran Batak dan orang Minang

    48. Menambahkan gelar “haji” setalah pergi ke Tanah Suci adalah suatu keharusan

    49. Mengemis adalah salah satu pekerjaan para perantau yang kurang berhasil di Jakarta

    50. Mengerjai junior ketika ospek merupakan suatu kesenangan dan kepuasan tersendiri bagi para
    senior (harus segera di perbaiki)
    ~.~
     
    Nah, sekarang kita sudah tau kan bagaimana kebiasaan buruk yang berkembang di Indonesia negeri tercinta ini ...
    So, mungkin karna banyak bisa kali ya di bahas sedikit di kampus sama ibu dosen mengenai contoh - contoh sikap dan prilaku buruk itu,,, hehehe
     
    Saya rasa sudah cukup dech pembahasannya, soalnya lumayan pegel juga ngetik segini, apa lagi saya ngetik ini di kantor pas jam istirahat ,,, ~.~
    *Maklum di rumah engga punya koneksi internet ,,, heheheh :p
     
    mohonmaaf juga jika ada kata - kata yang salah ketik n bahasa.a kurang di pahami, namanya juga nubie lagi belajar nulis materi buat kuliah ,,
    klo ada yang salah mohon di koreksi ya ,,, makasih..
    Akhir kata, see you next materi .... ^^
     
    Salam,
     
    Sigit Hermawan
    Author Blog's